Posts tagged: seks

Seks, Perkawian dan Selingkuh

SEKS, PERKAWINAN DAN SELINGKUH

Istar Yuliadi

PSKS LPPM UNS

istar_yuliadi@yahoo.com

Manusia sebagai makhluk sosial tentunya sangat membutuhkan orang lain dalam keberlangsungan hidupnya. Hal ini dilakukan karena kecenderungan manusia berusaha mempertahankan keadaan seimbang dalam tubuhnya (homeostasis). Kecenderungan ini disebabkan oleh keadaan organik individu yang sewaktu-waktu tidak seimbang dan kondisi ini memunculkan suatu motif pada diri individu yang disebut motif primer. Salah satu bentuk motif primer adalah kebutuhan akan seks, bahkan kebutuhan ini merupakan salah satu aspek penting dalam menentukan kualitas hidup manusia. Kebutuhan ini dapat tersalurkan berbagai cara, salah satunya melalui aktivitas seksual/hubungan seksual (dalam Yuliadi, 2014). Pada sebagian besar masyarakat, hubungan seksual dapat diperoleh melalui lembaga pernikahan atau perkawinan (dalam Desmita, 2010).

Perkawinan merupakan ikatan lahir batin dan persatuan antara dua individu yang berasal dari keluarga, sifat, kebiasaan dan budaya yang berbeda (dalam Anjani, 2006). Perkawinan merupakan salah satu tahap dalam kehidupan yang penting bagi semua individu karena ketika individu telah menyadari bahwa dirinya memiliki kebutuhan akan seks yang mengarah pada perkembangan hubungan seksual dengan lawan jenis yang dicintai maka perkawinan sangat dibutuhkan untuk melegalkan kebutuhan ini karena dianggap suci bagi sebagian besar masyarakat, sehingga ketika dua individu telah mengikat diri dalam ikatan perkawinan, keduanya dapat melakukan hubungan seksual yang sah. Kehidupan seksual di dalam perkawinan merupakan kehidupan seksual bersama antara suami istri sebagai satu pasangan sebagai bentuk komunikasi yang paling dalam (dalam Yuliadi, 2005). Oleh karena itu, seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, sebagai bentuk komunikasi antar pasangan maka kehidupan seksual individu yang menyenangkan akan memberikan pengaruh positif bagi kualitas hidupnya, begitupula sebaliknya (Pangkahila, 2007 dalam Yuliadi, 2014). Seksualitas dalam perkawinan bukan hanya sebagai pengukur kualitas hidup manusia, namun juga memiliki beberapa fungsi.

Fungsi seksualitas dalam perkawinan diantaranya sebagai sarana untuk reproduksi (prokreasi), sarana untuk memperoleh kesenangan (rekreasi), sarana mengekspresikan rasa cinta (ekspresi) dan sarana komunikasi bagi pasangan suami istri (institusi) (dalam Yuliadi, 2014). Oleh karena itu, fungsi seksual dalam perkawinan turut menetukan, warna, kelekatan dan kekompakan pasangan suami istri (Elvira, 2006 dalam Yuliadi, 2014).

Salah satu hasil penelitian mengenai pola penyesuaian perkawinan pada periode awal menunjukkan bahwa masalah seksual akan menjadi salah satu sumber masalah yang dapat mengancam rumah tangga seseorang (dalam Anjani, 2006). Hal ini dikarenakan masalah penyesuaian seksual dalam perkawinan menjadi salah satu penyebab pertengkaran atau ketidakbahagiaan pasangan (Hurlock, 2002).