PROFIL

PUSAT STUDI KESEHATAN SEKSUAL (PSKS)

 

A. VISI

Pusat Studi Kesehatan Seksual Universitas Sebelas Maret menjadi pusat pengembangan ilmu, teknologi, dan seni di bidang kesehatan seksual yang unggul melampaui tingkat nasional dengan berlandaskan pada nilai-nilai luhur budaya nasional.

B. MISI

1. Menyelenggarakan penelitian yang mengarah pada penemuan baru di bidang ilmu, teknologi, dan seni di bidang kesehatan seksual;

2. Ikut berperan aktif dalam pendidikan dan pengajaran kesehatan seksual yang menuntut pengembangan diri dosen dan mendorong kemandirian mahasiswa dalam memperoleh pengetahuan, keterampilan, dan sikap yang sehat dan bertanggung jawab;

3. Menyelenggarakan kegiatan pengabdian pada masyarakat di bidang kesehatan seksual yang berorientasi pada upaya pemberdayaan masyarakat.

C. TUJUAN

1. Menciptakan lingkungan studi yang mendorong setiap anggota mau belajar guna mengembangkan kemampuan diri secara optimal;

2. Melahirkan temuan-temuan baru di bidang ilmu, teknologi, dan seni di bidang kesehatan seksual yang dapat digunakan untuk memecahkan masalah kesehatan masyarakat dan untuk membangun kehidupan yang lebih baik;

3. Mendiseminasikan hasil penelitian ke pendidikan dan pengajaran serta kepada masyarakat sehingga terjadi tranformasi secara terus menerus menuju kehidupan yang lebih sehat;

4. Menggali dan mengembangkan nilai-nilai luhur budaya nasional sebagai salah satu landasan berpikir, bersikap, dan berperilaku dalam kehidupan, baik di dalam maupun di luar kampus;

5. Mengembangkan pranata kehidupan yang lebih beradab menuju terciptanya masyarakat yang makin cerdas, terampil, mandiri, damai, dan religius;

6. Menjadikan Pusat Studi Kesehatan Seksual Universitas Sebelas Maret yang unggul di kawasan Asia Pasifik pada tahun 2015.

D. JENIS LAYANAN UNGGULAN

Penelitian :

§ Melaksanakan penelitian meliputi berbagai aspek, antara lain:

a. Kesehatan (uji klinik obat, efikasi dan validasi instrumen dan metoda untuk prevensi, kurasi dan rehabilitasi disfungsi seksual).

b. Hukum dan sosial (aspek hukum kekerasan seksual, perilaku seksual remaja, penyimpangan seksual di masyarakat).

c. Budaya (poligami, poliandri, dan seksualitas lintas budaya).

  • Bekerjasama dengan pihak lain melakukan penelitian multi center di bidang Ilmu Kesehatan Seksual

Pendidikan dan Pengajaran :

  • Bekerja sama dengan program studi terkait menyelenggarakan perkuliahan Ilmu Kesehatan Seksual, antara lain di Higiene Perusahaan dan Kesehatan Kerja (D3/S0 FK UNS), Kebidanan (D3/S0 FK UNS), Kedokteran (S1 FK UNS), Psikokogi (S1 FK UNS), FKIP (S1), FISIP (S1), dan Hukum (S1 dan S2).
  • Menyelenggarakan Pelatihan Metodologi Riset di bidang Seksologi bagi mahasiswa (S2 dan S3) dan dosen.
  • Pembuatan buku teks untuk materi ajar khusus tentang Ilmu Kesehatan Seksual.

Pengabdian pada Masyarakat :

  • Di bidang pengabdian PSKS UNS melaksanakan berbagai kegiatan, meliputi kursus, pelatihan, penataran, seminar, dan pendidikan berkelanjutan, antara lain sebagai berikut.
  • CME: Pendidikan Intensif Ilmu Kesehatan Seksual bagi Dokter (umum dan spesialis).
  • Pendidikan Ilmu Kesehatan Seksual bagi guru/pendidik SD, SMP, SMA, dan PT.
  • Pendidikan Ilmu Kesehatan Seksual bagi profesional.
  • Pendidikan Ilmu Kesehatan Seksual bagi masyarakat

1. Anak dan remaja

2. Pasangan pranikah.

3. Pasangan/keluarga muda.

4. Pasangan/keluarga lanjut usia.

  • Menyelenggarakan seminar untuk masyarakat:

1. Membina keharmonisan seksual keluarga.

2. Kekerasan dan penyimpangan seksual.

3. Kesehatan seksual anak, remaja, dewasa, dan lanjut usia.

  • Siaran radio regular/mingguan kesehatan seksual masyarakat
  • Membuka rubrik konsultasi kesehatan seksual di media massa.
  • Konseling perkawinan.

 

 

Kami Mendengarkan Anda