Penelitian Mandiri 1

Hubungan Antara Stres dengan Lama Perkawinan pada Pria Andropause

Abstraksi

Istar Yuliadi. 2011. Hubungan Antara Stres dengan Lama Perkawinan pada Pria Andropause. Penelitian Mandiri. Pusat Studi Kesehatan Seksual (PSKS) Lembaga Penelitian dan Pengabdian  pada Masyarakat, Universitas Sebelas Maret Surakarta.

Tujuan Penelitian:

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara stres dengan lama perkawinan pada pria andropause.

Metode Penelitian:

Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif epidemiologi observasi analitik dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini dilakukan di Desa Kemiri, Kecamatan Kebakkramat, Kabupaten Karanganyar, subjek penelitian diambil berdasarkan kriteria inklusi (pria usia >40 tahun, memiliki istri yang sah, telah andropause, lama perkawinan minimal > 15 tahun, anak minimal 2, tinggal di Desa Kemiri) dan kriteria ekslusi yang telah ditetapkan. Pengambilan sampel dengan cara purposive sampling yang dilanjutkan random sampling. Screening andropause menggunakan screening stres menggunakan GHQ (General Health Questionnaire),  ADAM (Androgen Deficiency in the Aging Male) Questionnaire dan kuesioner untuk mengetahui lama perkawinan.

Hasil penelitian:

Dari penelitian di dapatkan 58 subjek penelitian yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi, dari 58 subjek penelitian yang telah andropause di dapatkan 52 orang (89,66%) positif stres dan 6 orang (10,34%) negatif stres berdasarkan screening GHQ. Data hasil penelitian diuji secara statistik dengan Uji Korelasi Pearson Product Moment (SPSS 17.0 for Windows). Uji statistik dengan tingkat tingkat keyakinan 95%, di dapatkan nilai r tabel= 0,543 dan p=0,000.

Kesimpulan:

Ada hubungan positif dan signifikan secara statistik antara stres dengan lama perkawinan pada pria andropause, dimana semakin pendek lama perkawinan maka semakin rendah skor GHQ (stres) atau semakin panjang lama perkawinan maka semakin tinggi skor GHQ (stres).

Kata kunci: Stres, Lama Perkawinan, Pria Andropause

1 Komentar untuk “Penelitian Mandiri 1”